
Sabar bukan hanya untuk menghadapi ujian-ujian atau cobaan-cobaan kesusahan dalam hidup. Tetapi seseorang yang dalam keadaan senang pun harus memiliki kesabaran yang kuat sebab sejatinya ujian dengan kesenangan itu lebih berat daripada ujian dengan kesusahan. Karena kesenangan tersebut datangnya dari Allah dan bisa saja Allah mencabut kesenangan tersebut menjadi sebuah kesedihan.
Apabila kita senang atau lagi dalam keadaan berbahagia maka berbahagia lah sewajarnya. Tidak perlu berlebih-lebihan, cukup dengan banyak-banyak mengucap syukur kepada Allah. Ketahuilah bahwa kesenangan yang diberikan oleh Allah kepada kita semata-mata hanyalah untuk menguji tingkat keimanan dan ketaqwaan kita kepada-Nya. Di dalam Al-Qur’an dikatakan bahwa :
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya:35).
Apabila seseorang memiliki harta yang banyak, maka pergunakanlah harta tersebut di jalan yang Allah ridhoi dengan sabar dan ikhlas. Ketahuilah bahwa harta yang dimiliki adalah suatu titipan Allah kepada manusia yang Dia kehendaki dan diamanahkan kepadanya agar digunakan dijalan yang benar. Bisa saja Allah mengambil semua harta tersebut dalam sekejab mata apabila Dia berkehendak. Maka kita sebagai manusia janganlah sombong dengan harta yang banyak. Pergunakanlah harta tersebut untuk bersedekah dan menolong orang-orang yang membutuhkan. Tingkatkanlah kesabaran agar tidak selalu berlebih-lebihan dengan segala sesuatu yang Allah berikan kepada kita. Sebagaimana di jelaskan dalam Al-Qur’an bahwa :
“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebihan.” (QS. Al A’raf:31).
“Katakanlah (Muhammad). “Wahai Ahli Kitab! Janganlah kamu berlebih-lebihan dengan cara yang tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti keinginan orang-orang yang telah tersesat dahulu dan (telah) menyesatkan banyak (manusia), dan mereka sendiri tersesat dari jalan yang lurus.”” (QS. Al-Maidah:77).
Salah satu kebahagiaan yang dirasakan oleh seseorang adalah ketika dia diberikan kesehatan oleh Allah. Karena kondisi sehat adalah salah satu nikmat sehingga kita bisa melakukan berbagai kegiatan. Apabila kita dalam kondisi sakit maka tubuh kita akan terasa lemah sehingga kita tidak bisa melakukan apapun. Maka bersyukurlah ketika kita diberi nikmat sehat karena banyak orang yang di saat sakit menyadari bahwa nikmat sehat itu sangat luar biasa. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW bahwa :
“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.” (HR. Bukhari No. 6412, dari Ibnu ‘Abbas).
Oleh karena itu, perbanyaklah rasa sabar dalam diri untuk mendapatkan nikmat-nikmat Allah SWT. Sebanyak apapun nikmat yang diberikan oleh Allah pada kita, namun apabila diri kita tidak mensyukuri dengan sabar nikmat tersebut maka yang dirasakan hati akan terasa hampa. Seperti yang dikatakan dalam Al-Qur’an bahwa :
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”” (QS. Ibrahim:7).
Kebahagiaan yang lain yang Allah berikan kepada kita adalah ketenangan hati dan jiwa. Orang yang memiliki hati yang tenang, dia pasti cenderung akan merasa tentram jiwanya. Di dalam dirinya akan selalu dipenuhi oleh pikiran-pikiran yang positif. Dia akan menyadari bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini hanyalah bersifat sementara. Ketenangan hati tersebut merupakan salah satu nikmat yang diperoleh karena kuatnya kesabaran dalam diri. Orang yang sabar dengan segala sesuatu kehidupan di dunia ini maka otomatis hatinya akan merasa tenang. Dia akan menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi dengan tenang tanpa ada kegelisahan dalam dirinya. Apabila yang terjadi tidak sesuai harapannya, dia tidak akan merasa sedih dan menerimanya dengan lapang dada. Dan apabila yang terjadi sesuai dengan yang diharapkanya maka dia akan banyak mensyukuri hal tersebut.
Tinggalkan komentar